Konflik Regulasi dalam Penanganan Longsoran Dinding Kaldera Bawakaraeng, Sulawesi Selatan
Senin, 08 Maret 2010
DescriptionDesain volume tampungan sedimen yang ada sekarang adalah 29 juta m3, endapan sedimen di waduk telah mencapai 61 juta m3, di sisi lain volume longsoran di kaldera masih ratusan juta m3 dan sewaktu-waktu akan menjadi aliran debris dan mengancam bangunan sungai serta masuk ke waduk. Dengan meningkatnya volume sedimen masuk ke waduk akan mengurangi kapasitas waduk. Jika hal ini tidak... Selanjutnya...
Memahami (untuk mengatasi) Kehilangan Air PAM Jakarta
Senin, 08 Maret 2010
Gambaran Umum : Kehilangan  air  dapat  dilihat  dari  dua  sisi:  dari  sisi  kehilangan  itu  sendiri  dan  dari  sisi  jika  tidak kehilangan.  Pemahaman  dua  dimensi  ini  memberikan  kita  gambaran  bahwa  kehilangan  air merupakan wanprestasi dari  suatu proses pelayanan air secara keseluruhan. Ini penilaian dari  sisi kehilangan  air.  Sementara  dari ... Selanjutnya...
Pengelolaan Sampah Dan Pengaruhnya Terhadap Kualitas Air Sungai Di DKI Jakarta
Minggu, 25 Januari 2009
Pengelolaan Sampah Dan Pengaruhnya Terhadap Kualitas Air Sungai Di DKI JakartaStatistik Penduduk Profil Daerah DKI Jakarta Tahun 2005 menunjukkan jumlah penduduk DKI Jakarta 9.041.605 jiwa. Jumlah itu diperkirakan menjadi dua kali lipat di siang hari karena mobilitas penduduk yang bekerja di Jakarta datang dari daerah penyangga Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.Kegiatan kehidupan penduduk itu... Selanjutnya...
Jaringan Komunikasi Pemantau Kualitas Air (JKPKA) pada Program Kampanye Peduli Air (KPA)
Minggu, 25 Januari 2009
Studi KasusJaringan Komunikasi Pemantau Kualitas Air (JKPKA) pada Program Kampanye Peduli Air (KPA)Lokasi Jakarta, Indonesia. 2003Konsep IWRM GWP,B. PERAN-PERAN INSTITUSI (INSTITUTIONAL ROLES)B.b. Pengembangan Sumber Daya Manusia (Institutional capacity building – developing human resources)C. ALAT-ALAT MANEJEMEN ( MANAGEMENT INSTRUMENTS)C.4. Instrumen Perubahan Sosial (Social change... Selanjutnya...
Program Kampanye Taman Bakau di Hutan Mangrove
Minggu, 25 Januari 2009
Studi KasusPROGRAM KAMPANYE TAMAN BAKAU DI HUTAN MANGROVELokasi Hutan Mangrove Suaka Margasatwa Kapuk Muara, Kelurahan Kapuk Muara, Jakarta UtaraWaktu : Minggu, 22 April 2007.Konsep IWRM GWPB. PERAN-PERAN INSTITUSI (INSTITUTIONAL ROLES)B.b. Pengembangan Sumber Daya Manusia (Institutional capacity building – developing human resources)C. ALAT-ALAT MANEJEMEN ( MANAGEMENT INSTRUMENTS)C.4.... Selanjutnya...
Ayo Perang Melawan Polusi Cahaya PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh KOMPAS.com - Sains   
Rabu, 02 Februari 2011 02:03

KOMPAS.com - Secercah cahaya mungkin sangat membantu manusia melakukan pekerjaan. Tetapi bagaimana dengan terlalu banyak cahaya? Laporan sebuah organisasi di Inggris menyebutkan bahwa terlalu banyak cahaya mengakibatkan polusi cahaya.

Emma Marrington dari Campaign to Protect Rural England (CPRE) mengatakan, "Polusi cahaya merusak karakter pedesaan, mengaburkan batas antara kota dan desa serta mengikis kesempatan orang untuk mengalami kegelapan."

Lebih dari itu, Marrington mengatakan, "Polusi cahaya juga bisa mengganggu kehidupan liar dan memengaruhi pola tidur seseorang." Cahaya yang berlebihan juga menyumbang 5-10 persen dari emisi gas rumah kaca serta memboroskan uang.

Dengan melihat dampak itu, CPRE dan British Astronomical Association"s Campaign for Dark Skies (CfDS) merancang program "Star Count Week" yang akan digelar di Inggris. Tujuannya untuk mempromosikan perang melawan polusi cahaya.

Program tersebut akan meminta pesertanya untuk menghitung bintang di konstelasi Orion. Jumlah yang terhitung digunakan untuk membuat peta hitungan bintang yang selanjutnya dipakai untuk memperkirakan dampak polusi cahaya.

Pada tahun 2006/2007, hampir 2000 orang ikut serta dalam program itu. Hanya 2 persen dari peserta bisa melihat lebih dari 30 bintang sementara 54 persen lagi melihat kurang dari 10 bintang.

Hasil "Star Count Week" nantinya akan digunakan untuk mengukur apakah polusi cahaya semakin buruk atau sudah mulai teratasi. Star Count Week sendiri akan digelar mulai 31 Januari 2011 hingga 6 Februari 2011.

Marrington mengatakan, hasil kompetisi akan dipakai untuk meyakinkan pemerintah Inggris untuk mengatasi polusi cahaya. Salah satu caranya dengan menggunakan pencahayaan dalam intensitas tepat, pada tempat dan waktu yang tepat.

"Hal itu akan mengurangi polusi cahaya, emisi karbon dan menghemat uang pada saat yang sama," kata Marrington. Mungkinkah hal ini diterapkan di Indonesia sehingga sekaligus bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan astronomi?

Selengkapnya


 
More articles :

» GWP Moving Forward with Africa Partners

Experts workshop in South Asia Climate change, food, and water security The GWP and the International Water Management Institute are organising a joint workshop on “Climate Change, food, and water security:...

» Global Water Partnership on Water Security

Experts workshop in South Asia Climate change, food, and water security The GWP and the International Water Management Institute are organising a joint workshop on “Climate Change, food, and water security:...

» Print.dailymirror.lk: Major food crisis looming: Experts

According to Dr. Herath Manthithilaka, attached to International Water Management Institute (IWMI), about 20 to 25% of paddy fields are still under water and the country will feel the impact on paddy towards the end of Maha season.Authors: News from...

» Pemkot Gandeng JICA Dalam Pembangunan Hutan Kota

Pemerintah Kota Palangka Raya akan menggandeng Badan Kerja sama Internasional Jepang (JICA) guna membantu pembiayaan dalam pelaksanaan pembangunan hutan kota di wilayah setempat.

» Coca Cola Funds Rainwater Harvesting in the Mediterranean

Experts workshop in South Asia Climate change, food, and water security The GWP and the International Water Management Institute are organising a joint workshop on “Climate Change, food, and water security:...
Copyright © 2009 Kemitraan Air Indonesia. All Rights Reserved.Powered by Joomla!
Kemitraan Air Indonesia disiapkan oleh Bpiliang | Template Praise
Komp. Dep. PU Jl. Pattimura No. 20 Kav. 7 Gd. Dirjen SDA Lt. 8, Kebayoran Baru - Jakarta Selatan
Telp. 021-739 8604, 7396616 ext. 635 Fax. 021-739 8604
e-mail: sekretariat@inawater.org, sekretariatkai@yahoo.com